Setelah cukup lama pakum Binuo Garantungk Sakawongk
saat ini telah memiliki Ketua . Dengan telah terpilihnya Kapalo Binuo
Garantungk Sakawokng yang dilaksanakan tanggal 7 Agustus 2011 yang lalu dimana pada
pemilihan tersebut Robertus Roby Ain terpilih untuk memimpin Binuo dengan meliputi wilayah, Pajintan, Nyarumkop, sanggau
Kulor, Bagak Sahwa, Mayasopa (Kota Singkawang) Puaje, Sendoreng, Rantau Sibaju,
Pak Kucing, Jaringk, Transat (Kab. Bengkayang) Paranyo (sambas). Perlu dietahui
bahwa Binuo Garantungk Sakawongk awalnya terbentuk pada jaman kesultanan Sambas dibawah
kepemimpinan Sultan Safiudin, dimana Kapalo Binuo Garantungk Sakawongk
merupakan mitra Kerajaan Sambas pada masa itu. mengingat kedudukan Kerajaan
Sambas berada dibawah lingkungan Masyarakat Binuo Garantungk Sakawongk. Kapalo
Binuo yang pertama adalah Nek Nyangun yang merupakan anak dari Bong Lao San
yang berarti Raja Hutan Tua.
Kapalo Binuo yang baru untuk periode
2011-2014 secara sah menduduki jabatannya setelah dilantik pada hari Jumat
tanggal 18 November 2011, bertempat di Paramuan Adat Dayak Salako Bagak Sahwa
Singkawang Timur yang dihadiri oleh Walikota Singkawang, Unsur DPRD Kota
Singkawang Unsur Muspida dan Muspika Singkawang Timur seluruh perwakilan dan
pengurus adat yang tersebar dari Kampung/Desa/Kelurahan di willayah Binuoa
Garantungk Sakawongk, serta masyarakat diwilayah Binuoa Garantungk Sakawongk
Robertus Roby Ain mempunyai Visi menjadikan Budaya Garantungk Sakawongk di
Salako unggul sesuai dengan Iptek di Kal-Bar dan Misi melaksanakan dan
mendukung program pemerintah yang sesuai dengan tatanan kehidupan Masyarakat
Binuo Garantungk Sakawongk dan sekitarnya, serta ikut mengembangkan atau
menyumbang pikiran dan sumbangsih dalam Pemerintahan Kota Singkawang, Pemkab
Sambas dan Pemkab Bengkayang dalam Bidang Wisata Budaya.
selain visi yang telah dimiliki oleh kepala binuo yang baru, Robertus Roby Ain punya tanggung jawab yang
besar untuk mengembalikan kembali rutinas tahunan ritual adat Ngabayotn yang
sudah cukup lama tidak terlaksana di Binuoa garantungk Sakawongk ini, padahal
kegiatan Ritual Adat yang merupakan rangkaian Upacara ucapan Syukur atas hasil
panen padi tersebut sudah menjadi agenda Wisata Budaya Kota Singkawang.
Nar: AAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar